Tampilkan postingan dengan label DIY - Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIY - Wisata. Tampilkan semua postingan
Label: , ,

Misteri Jembatan Perbatasan Cepu-Padangan


📷 Jepret 📷 Jembatan Perbatasan (Cepu-Padangan)
Ceritane koyo ngene :

Jembatan ini berada di perbatasan Kota Cepu dan Padangan Bojonegoro yang menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jembatan ini dibangun pada tahun 1992 dan diresmikan oleh gubernur Jawa Tengah Soewardi pada tahun 1994

Jembatan dengan panjang 220 meter dengan rentang 90 meter dan lebar 9 meter ini dibangun oleh Pemerintah dengan Konsultan Direktorat Jenderal Bina Marga dan Kontraktor PT. Nindya Karya (Persero) dengan konstruksi bangunan rangka baja atas Kelas Tipe A

Jembatan penghubung Jawa Timur Jawa Tengah ini mempunyai mitos yang sampai sekarang masih dipercayai oleh warga sekitar jembatan

Menurut warga yang mempercayainya, di sebelah kanan jembatan kalo dari arah kota cepu, terdapat pintu gerbang kerajaan yg dijaga oleh makhluk yang besar. Ada juga yang bilang kalau makhluk halus yang menghuni jembatan itu sekali tempo meminta sesembahan (tumbal) yang berupa anak remaja. Hal ini seolah diperkuat fakta di lapangan yang memang beberapa kali ada korban yg jatuh dari jembatan bengawan solo ini, dan korbannyapun anak-anak remaja

Wallahu alam 😇  Yang jelas di manapun kita berada harus tetap berhati-hati, menghormati adat setempat dan tidak boleh sesumbar yaa

Oiya nggak perlu merinding disko kalau mau ke sini. Karena setiap sore sampai larut malam jembatan ini akan ramai dengan anak-anak muda dan warga sekitar yang nongkrong di angkringan atau warkop di sekitar jembatan
Intine soko cerita sing dowo mau ... Jembatan iki duuuooowwoooo ... Nanging isih  luwih dowo kangenku marang sliramu... Eeaaa #HoaxParah 😂😝 .
#DolanBloraYok
#jareaku  #CeritaDariBlora

Lovalia : Berbagai Sumber

0 komentar
Label: , ,

ALBUM FOTO : TOURING PARANG TRITIS

Ini juga ungkapan syukur luar biasa karena akhirnya setelah menunggu 9 tahun saya bisa ke Parang Tritis. Maklum ketika karyawisata kelas 6 SD saya tidak bisa mengikuti karena sakit haha

Horeee aku melompat

Oleh - oleh buat IPM Blora <3

Di antara batuan karang

Kereeenn

Galau mikir sandal

Karangnya lancip

Balapan mendaki karang sama mas Imut

mas Aris bergaya

Aku bebaaasss

Kata siapa Parang Tritis biasa saja ? Kalau lihat gambar ini istimewa to ?
Parang Tritis indah kok

Aku jek ngantuk

harta karun

Terdampar

Macak Keren

Hanyut







0 komentar
Label: ,

TOURING YOGYA ~ PANTAI PARANG TRITIS ~



Ini adalah lanjutan perjalanan saya dalam agenda Touring Magelang - Yogya bersama kawan-kawan TIM 5 A Gempa.
Setelah perjalanan dari Borobudur cukup terhambat karena motor mas Imut Mati Lampunya :D dan setelah dikerjai habis-habisan oleh mas Ada , muter Jogja 1000 kali :( akhirnya kami sampai di Pantai parang Tritis sekitar pukul 9 malam.
Kami langsung mencari resort yang banyak disediakan di situ . Kami menyewa 2 kamar dan karena saya sebagai satu-satunya kaum hawa, maka saya pun menguasai 1 kamar full sementara 4 orang kawan saya harus berdesakan dalam 1 kamar lainnya ahahaha :D

Cuuzz, mulai ceritanya tentang Paran Tritis. 

Pantai Parangtritis adalah salah satu pantai yang mesti dikunjungi, bukan cuma karena merupakan pantai yang paling populer di Yogyakarta, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan beragam objek wisata lainnya, seperti Kraton Yogyakarta, Pantai Parangkusumo dan kawasan Merapi. Pantai yang terletak 27 kilometer dari pusat kota Yogyakarta ini juga merupakan bagian dari kekuasaan Ratu Kidul. #jarene

Menurut cerita yang pernah saya baca, penamaan Parangtritis memiliki kesejarahan tersendiri. Konon, seseorang bernama Dipokusumo yang merupakan pelarian dari Kerajaan Majapahit datang ke daerah ini beratus-ratus tahun lalu untuk melakukan semedi. Ketika melihat tetesan-tetesan air yang mengalir dari celah batu karang, ia pun menamai daerah ini menjadi parangtritis, dari kata parang (=batu) dan tumaritis (=tetesan air). Pantai yang terletak di daerah itu pun akhirnya dinamai serupa.

Pantai Parangtritis merupakan pantai yang penuh mitos, diyakini merupakan perwujudan dari kesatuan trimurti yang terdiri dari Gunung Merapi, Kraton Yogyakarta dan Parangtritis. Pantai ini juga diyakini sebagai tempat bertemunya Panembahan Senopati dengan Sunan Kalijaga sesaat setelah selesai menjalani pertapaan. Dalam pertemuan itu, Senopati diingatkan agar tetap rendah hati sebagai penguasa meskipun memiliki kesaktian.

Sejumlah pengalaman wisata bisa dirasakan di pantai ini. Menikmati pemandangan alam tentu menjadi yang paling utama. Pesona alam itu bisa diintip dari berbagai lokasi dan cara sehingga pemandangan yang dilihat lebih bervariasi dan anda pun memiliki pengalaman yang berbeda. Bila anda berdiri di tepian pantainya, pesona alam yang tampak adalah pemandangan laut lepas yang maha luas dengan deburan ombak yang keras serta tebing-tebing tinggi di sebelah timurnya.

Untuk menikmatinya, anda bisa sekedar berjalan dari arah timur ke barat dan memandang ke arah selatan. Selain itu, anda juga bisa menyewa jasa bendi yang akan mengantar anda melewati rute serupa tanpa lelah. Ada pula tawaran menunggang kuda untuk menjelajahi pantai. Biayanya, anda bisa membicarakan dengan para penyewa jasa. Tapi saya dan kawan-kawan lebih memeilih menyusuri pantai dengan jalan kaki. Maklum, di Cepu nggaka da pantai, jadi sekali ke pantai harus dinikmati :D

Usai menikmati pemandangan Parangtritis dari tepian pantai, anda bisa menuju arah Gua Langse untuk merasakan pengalaman yang berbeda. Di jalan tanah menuju Gua Langse, anda bisa melihat ke arah barat dan menyaksikan keindahan lain Parangtritis. Gulungan ombak besar yang menuju tepian pantai akan terlihat berwarna perak karena sinar matahari, dan akan berwarna menyerupai emas bila sinar matahari mulai memerah atau menjelang senja. Sayangnya saya dan kawan-kawn bermain di pantai justru ketika Sunrise haha

Oh ya, untuk mencapai Parangtritis, anda bisa memilih dua rute. Pertama, rute Yogyakarta - Imogiri - Siluk - Parangtritis yang menawarkan pemandangan sungai dan bukit karang. Kedua, melewati rute Yogyakarta - Parangtritis yang bisa ditempuh dengan mdah karena jalan yang relatif baik. Disarankan, anda tidak mengenakan baju berwarna hijau untuk menghormati penduduk setempat yang percaya bahwa baju hijau bisa membawa petaka.

Koleksi foto kami di Parang Tritis tidak terlalu banyak karena kamera sempat jatuh dan dibawa ombak :( Selengkapnya lihat di sini

Lovalia - Berbagai Sumber

2 komentar
 
BOCAH BLORA MUSTIKA © 2012 | Designed by Canvas Art, in collaboration with Business Listings , Radio stations and Corporate Office Headquarters