Langit, bisakah engkau jelaskan padaku, kenapa seharian kamu nangis melulu?
Atas nama cinta pada alam Blora dan Indonesia
Moment piknik pertama untuk Zii di tanggal 22 Februari 2021. Piknik tipis-tipis di Kilometer 0 Cepu Pertamina.
Kilometer 0 Cepu Pertamina adalah sebuah objek wisata sejarah berupa monumen yang terletak di Kecamatan Cepu, kabupaten Blora, Jawa Tengah. Tepatnya di Jl. Gajah Mada, Mentul, Kelurahan Karangboyo, dekat dengan lapangan Bina Patra.
Monumen ini merupakan pengingat bahwa sejarah dunia industri perminyakan di Indonesia yang dikelola oleh Pertamina itu dimulai dari sebuah sumur minyak yang ada di Cepu ini.
Seperti namanya, Monumen Kilometer 0 Cepu Pertamina ini memang dibangun oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, untuk mengingatkan sejarah perminyakan di Cepu. Karena itu pula, Pertamina EP Aset 4 melengkapi Monumen Kilometer 0 dengan monumen Pompa Unit karena arti tersendiri bagi pergerakan bisnis Pertamina.
Selain monumen, di sini juga ada taman yang dilengkapi tempat bersantai dan beberapa koleksi burung. Sebelum pandemi mendera, setiap malam minggu sering ada pertunjukan seni di sini lho. Semoga pandemi ini lekas berakhir ya, amiin...
#PesonaIndonesia
#IndonesiaIndah
#WonderfulIndonesia
#IndoTraveller
#TrueClimber
#TheROKer
#BloraTheExplorer
#MyShafarMySyiar
#DiaryPendaki
#CatatanPerjalanan
#BackpackerIndonesia
#HijabTraveller
#Wisatakuliner
#wisatablora
#Cepueksis
#WisataBelanja
#Kulinerblora
#EksploreBlora
#PasarBlora
#PasarTradisional
#Pertamina
#Patuhprotokolkesehatan
#LawanCorona
#Kedungtuban
#Blora
#JawaTengah
#VisitIndonesia
#Indonesia
#Bayilucu
#MyBaby
![]() |
| gerbong kereta minyak dan batubara |
![]() |
| ini salah satu kereta yang masih terawat dengan baik |
![]() |
| Roda-roda kereta tua |
![]() |
| Ini milik kita, bangsa Indonesia |
![]() |
| Rel tua yang masih utuh, luar biasa |
![]() |
| Pohon beringin yang penuh aura mistis |
![]() |
| Mari lestarikan aset berharga ini |
| Konon ini adalah tempat mandi Putri Citrowati |
| Situs Banyu Tes |
| Jati Denok |
| Banyu Urip |
Kedua
kakak angkat Hadiwijaya, yaitu Ki Ageng Pemanahan dan Ki Panjawi, ikut
mendaftar sayembara tersebut. Hadiwijaya memberikan pasukan Pajang untuk
turut membantu karena anak angkatnya, yaitu Sutawijaya, yang merupakan
putra kandung Ki Ageng Pemanahan, juga ikut serta dalam rombongan
tersebut. Ketika pasukan Pajang datang menyerang Jipang, Arya Penangsang
saat itu sedang berpesta merayakan keberhasilannya berpuasa selama 40
hari. Surat tantangan atas nama Hadiwijaya membuat Arya tidak mampu lagi
menahan emosinya. Meskipun sudah disabarkan oleh saudaranya, Arya
Mataram, namun Penangsang tetap berangkat ke medan perang memenuhi
tantangan dari rombongan pasukan Pajang. Perang antara pasukan Pajang
dan Jipang terjadi di dekat Bengawan Sore. Perut Penangsang robek
terkena tombak Kyai Plered milik Sutawijaya. Meskipun demikian
Penangsang tetap bertahan. Ususnya yang terburai dililitkannya pada
gagang keris yang terselip dipinggang.
![]() |
| Tugu Kuda Cepu |
| Tugu perbatasan Jawa Tengah - Jawa Timur : Selamat datang di Cepu |
![]() |
| Kedungmoyo |
| Lapangan Joko Sangsang - Mendenrejo Kec. Kradenan |
![]() | |
| Pengukuhan Komunitas Pelajar Pecinta Alam Kedungtuban (KOMPPAK ) |
![]() |
| Kawasan Goa Sentono laksana Green Canyon ya :D |
![]() |
| Green Canyon Punya Blora Nih :D |
![]() |
| AlamGoa Sentono |
![]() |
| Kereeennn |
![]() |
| Kondisi Situs Bukit Gamping Goa Sentono saat ini |
