Tampilkan postingan dengan label Wisata - Pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata - Pantai. Tampilkan semua postingan
Label: ,

Wisata Jawa Timur : Pantai Pasir Putih Remen, Tuban


Masih dalam suasana libur Idul Fitri , ada sebuah reuni kecil dengan adik-adik saya, alumni IPM SMK Muhammadiyah 2 Cepu, Kali ini kamu touring ke Pantai Pasir Putih Remen, Tuban.



Pantai pasir putih remen ini letaknya memang tidak dipinggir jalan pantura agak masuk-masuk desa tapi paling gampang kalau dari arah Rembang ada pertigaan besar dan pos polisi pereng-belok kiri-TPPI-masuk desa remen-perempatan setelah sdn remen 2 belok kiri lurus terus arah utara pantai …Kalau dari arah Tuban paling mudah dari arah terminal wisata kambang putih-pantai kute/cemara-mangroove center-terus ke barat setelah pasar jenu-jalan bercabang ambil kanan-PLTU-desa wadung-desa rawasan-desa mentoso-desa remen-perempatan setelah balai desa lurus-mentok belok kanan arah pantai.



Pantai pasir putih remen ini memang termasuk pantai yang belum banyak dikenal bahkan oleh warga Tuban sendiri. Melihat-lihat secara landscape kawasan pantai ini memang sungguh indah ada seperti beberapa kubangan air yang membentuk danau-danau kecil di sekitar pantai kemudian beberapa tumbuhan cemara di tepi pantai dengan garis pantai pasir putih yang panjang, pasirnya memang benar-benar putih dengan latar belakang sebuah pabrik ini yang menjadikan pantai pasir putih remen ini pantai yang paling unik mempunyai ciri khas dan indah di sekitar pesisir pantai utara di Jawa Timur.


Hari itu terlihat ramai pengunjung banyak anak muda-mudi dan beberapa keluarga berkunjung bahkan tidak hanya dari penduduk lokal saya pikir banyak yang dari luar kota juga, untuk menikmati keindahan pantai pasir putih remen. Coba simak beberapa dokumentasinya dan angin disini cukup semilir-semilir kencang tak terkendali..hehe



Tarif untuk memasuki wahana wisata bahari tersebut tidak mahal gaes, dijamin tidak akan mengempeskan kantong anda, cukup dengan membayar biaya parkir+sebagai tiket masuk senilai Rp.2.000 saja [pada waktu tulisan ini dibuat] anda dapat memasuki dan menikmati panorama alam pantai pasir putih yang menakjubkan. 

Disana juga sudah banyak penjual minuman,makanan,jajanan, serta oleh-oleh kaos bertuliskan “Pantai Pasir Putih Remen” yang bisa anda jadikancindera mata maupun oleh-oleh buat keluarga dirumah. Selain itu banyak pula yang menjual layang-layang yang unik dan lucu, sehingga kamu bisa flash back sedikit ke masa kecil dulu hihi.

Tidak perlu malu berlarian di atas pasir putih ini bersama kawan-kawan, karena moment seperti ini tidak kita dapatkan setiap hari :D




Oh iya ini lanjutan cerita mengenai situasi yang unik saat kami berada dalam perjalanan pulang(lanjutan dari cerita part 1 yang aneh)haha tapi betul atau tidak kamipun tak mengerti waktu itu karena waktu sudah menjelang magrib salah satu motor bocor, dan kami menyusuri sepanjang Pantura untuk mencari tukang tambal ban, tetapi tidak ketemu. Akhirnya kami kembali ke Pm bensin tadi , dan kami butuh tempat ibadah untuk menenagkan segenap pikiran dan bersyukur , ternyata kami baru sadar bahwa situasi pom bensin ini aneh(terletak di sekitar jalan pantura) sebelah kiri jalan kalau arah dari Tuban. Hawa mistis sangat terasa dan bukan omongs kosong ketika ternyata bukan hanya saya yang merasakannya tetapi kawan saya juga. 



Aneh bagi saya (ketika itu kebetulan saya sedang berhalangan untuk menunaikan shalat) , saya memperhatikan sekeliling banyak truk dan mobil tanpa awak berhenti disana, air dari tempat wudhupun kadang keluar kadang tidak pintu kamar mandi pun terlihat bergerak dengan suara sayatan bila terkena angin aku pikir situasinya pun semakin aneh karena disebelah ada sebuah mobil sedan yang penyok tapi tak berpenghuni dengan isi didalam yang masih baru sepertinya para penumpang keluarga tapi tak ada orang sedikitpun disana sama seperti mobil-mobil lainnya seperti, panther, pickup dan truk..akhirnya saya berfikir sejanak dan tertawa haha coba kita datang malam-malam ditempatingin istirahat seperti ini dan kehabisan bensin. 



Yap begtulah ceritanya jadi bagi pengendara yang melewati daerah pantura ini sebaiknya berhati-hati dan mempersiapakan kondisi motornya sebagus mungkin karena minimnya lampu penerangan juga di daerah ini..xixixixixi

[]Lovalia 


0 komentar
Label: ,

Wisata Jawa Tengah : Pulau Panjang, Jepara

Me, Gacez and Danang

Pulau Panjang adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Jepara, Jawa Tengah. Dengan luas kurang dari 20 hektar, pulau ini berjarak 1,5 mil laut dari Pantai Kartini Jepara.  Untuk sampai di Pulau Panjang kita harus menuju ke Pantai Kartini, Jepara. Dari sana anda dermaga kecil yang khusus melayani rute jarak dekat penyeberangan pulang pergi ke Pulau Panjang. Sebenarnya bisa juga ditempuh melalui dermaga Pantai Bandengan.

Dermaga Pulau Panjang
Kapal baru berangkat kalo udah dalam kondisi penuh, yang artinya kita harus nunggu rombongan lain buat gabung. Sekitar 10 menit kemudian, kapal udah full capacity (20 orang). Kita nyeberang dengan upeti sebesar 15.000 dengan jarak tempuh sekitar 40 menit. Kapal yang dipake masih dalam kondisi bagus.

Di tengah pulau ada makam Syekh Abu Bakar, salah satu tukoh penyebar agama Islam di Jepara dan sekitarnya. Gak heran kalo banyak rombongan peziarah yang biasanya keliatan nyeberang dalam jumlah banyak. Untuk fasilitas, santai aja di sini udah tersedia mushola, sumber air warung makan dan tempat sampah. Saran kalo mau main bawa bekal sendiri aja, biar berasa suasana pikniknya *gelar tiker*

Sampai di Pulau Panjang, waw tempatnya relatif bersih. Pasir putihnya masih bisa dipake buat lari lari gemes. Ombaknya gak terlalu besar dan suasananya juga gak terlalu rame. Kalo dibandingin sama pantai Kartini/ pantai Bandengan yang modelnya wisata keluarga kaya di Ancol, Pulau Panjang ini lebih sepi dan lebih bisa dipake buat merenung. 

Turun dari dermaga kita gak langsung menuju ke bibir pantai, tetapi milih buat mengeksplor sisi kanan pulau. Masuk ke jalan lurus yang berujung ke hutan tropis, kita bisa liat semak-semak perdu, pohon kapuk randu, asam jawa dan beberapa pinus yang dipake sebagai habitat burung berkembang biak. Karena relatif lebat, kita jadi ga kepanasan waktu menelusuri jalan setapak. Udah gitu hutannya instagram banget cuy haha.

Lumayan bikin adem

Niatnya sih pengen muterin pulau, siapa tau nemu spot-spot sepi yang bisa dipake buat leyeh leyeh, tapi kok jauh ya. Setelah neglongok beberapa tepian pulau kita sampe di salah satu sisi yang punya pasir putih. Ngarepnya sih karang atau underwaternya juga keren, soalnya di ujung pantai ada anak-anak kelautan Undip yang lagi melakukan restorasi karang/ ternak rumput laut.

Iseng masuk aer. Apakah bening? Apakah jernih? Apakah memiliki nuansa seperti di Maldives? Ya  jelas enggak lah hehe. Airnya butek. Kalo kata mas Novan yang udah renang sampai ke ujung, visibilitynya emang butek. Karangnya lumayan terjal dan ikannya gak keliatan jelas. Ya jelas lah, wong biasa dipake buat nelayan mancing. 

Meskipun gak menemukan surga underwater yang sekeren Laut Merah, Cayman Island, Great Barrier Reef atau Karimunjawa, tapi kita bisa menemukan ketenangan dengan suasana teduh yang bisa dipake sebagai mini escape kalo lagi suntuk. Pulau ini juga bisa dipake buat acara ngecamp bareng temen-temen kamu. Asal inget ya, gak usah alay dan anarkis coret-coret atau ninggalin sampah di sana.

Setelah puas nikmatin mini spot di sisi kanan pulau, main air, main ombak dan foto-foto, menjelang sore kita balik ke bibir pantai. Spot yang biasa dipake wisatawan buat mancing, berjemur dan renang-renang gemes. Garis pantai yang ada di sisi kiri pulau emang yang paling rame. Ada beberapa bule yang lagi berjemur, sisanya banyak yang lagi pada main air. Karena masih iseng sama underwaternya, kita nyelup lagi. 

Again, underwaternya maish tetep butek. Kebayang gimana arus pantai dan kapal-kapal nelayang yang sering lalu lalang ngebuat para ikan jadi malu buat bikin “lapak”. Meskipun demikian kita masih bisa liat beberapa rumput laut dan ikan-ikan jenis air asin yang lalu lalang. Yang ngeri sih bulu babinya. Visibility yang rendah bikin parno kalo salah injek. 


[]Lovalia

0 komentar
Label: ,

Wisata Jawa Tengah : Pantai Kartini, Jepara


Kota Jepara dikenal dengan kota Kartini karena Kota Jepara adalah kota kelahiran pahlawan R.A Kartini yang kaya akan keindahan wisata dan pesona alamnya. Kota Jepara memiliki banyak objek wisata yang menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kota ini, dan diantara objek wisata tersebut berupa objek wisata alam yang indah dan asri.

Ada satu objek wisata dikota Jepara yang menduduki tingkat paling atas dengan pengunjung yang begitu banyak yaitu tempat wisata Pantai Kartini. Pantai Kartini terletak sekitar 2 kilometer dari pusat kota Jepara, alamat tepatnya berda di Desa Bulu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Jangan keliru dengan Pantai Kartini yang ada di Rembang ya, kalau di Remang namanya Taman Kartini meskipun lokasinya juga dekat pantai, sedangkan pantainya sendiri bernama Dampo Awang Beach.

Di Pantai Kartini terdapat banyak keindahan dan bangunan seperti bangunan panggung yang biasa digunakan sebagi tempat band – band untuk konser. Selain itu juga ada bangunan yang berbentuk kura – kura raksasa yang dijuluki dengan Kura – kura Ocean Park (KOP). Bangunan ini terdiri dari dua lantai, lantai pertama berisi akuarium raksasa sedangkan pada lantai kedua terdapat audio visual 3D. Untuk masuk ke KOP anda cukup membayar tiket masuk Rp. 5000,-/orang pada hari biasa dan pada hari libur anda harus membayar sebesar Rp. 17.500,-/orang.

 Anda bisa melihat pantai kartini dari belakang bangunan kura – kura rakssa tersebut. Menarik bukan? Tempat ini sangat cocok untuk tempat berlibur anda dan tempat ini juga sangat bagus untuk hunting foto. Tetapi anda harus mengantri untuk mendapatkan foto pemandangan yang bagus dan indah, karena banyak juga para pengunjung yang ingin berpose atau mengambil background yang bagus.

Selain dua bangunan tersebut, ada lagi tempat yang bagus dan apik untuk dijadikan objek foto anda karena disini akan kelihatan pantainya yaitu berfoto di Tulisan Pantai Kartini. Untuk menuju tempat wisata Pantai Kartini ini anda dapat memulai perjalanan anda dari terminal Jepara, dari situ untuk menuju lokasi anda bisa menggunakan angkutan umum seperti bus dan anda akan dikenakan tarif sebesar Rp. 4000,-. Karena keindahan alamnya, rasanya tak lengkap jika anda berkunjung ke Kabupaten Jepara tapi tidak mengunjungi Pantai Kartini ini. Semoga informasi Keindahan Wisata Pantai Kartini Jepara Jawa Tengah bermanfaat dan selamat berkunjung ke Pantai Kartini. Terima kasih






0 komentar
Label: ,

Wisata Jawa Timur : Pantai Parai Teleng Ria, Pacitan

Dari beberapa pantai-pantai yang ada di Pacitan, terbilang semuanya indah bagaikan surga. Tak terkecuali Pantai Teleng Ria, yang keberadaanya paling legendaris dan menjadi tujuan wisata favorit para pelancong yang datang ke daerah Pacitan.
Jika ide traveling Anda wisata bahari, kalian bisa mencobanya datang ke Jawa Timur, tepatnya di wilayah Pacitan. Disana ada tempat wisata menarik yang sesuai dengan inspirasi jalan-jalan Anda temukan tadi, yaitu ke Pantai Teleng Ria atau Parai Teleng Ria. Beragam wahana rekreasi pun tersedia di kawasan obyek wisata pantai ini, termasuk yang ideal dengan aktivitas wisata keluarga.
Sunrise
Untuk menuju ke lokasi Pantai Teleng Ria, berikut alamatnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Propinsi Jawa Timur. Jarak tempuhnya dari Kota Pacitan hanya sekitar 2.5km. Akses jalannya pun mudah ditempuh dari berbagai daerah, termasuk dari Jogja, Ponorogo, Wonogiri, Solo maupun Trenggalek. Disamping itu, kawasan tempat rekreasi ini mendukung sejumlah akomodasi dan fasilitas pariwisata yang memadai, guna untuk kenyamanan setiap pengunjung.
Piknik ke Pantai Teleng Ria, menjadi agenda waktu itu. Ketika akan memulai perjalanan wisatanya disambut oleh senyuman manis sang mentari, yang beranjak menampakkan diri untuk menyinari seluruh alam. Kebetulan hari itu, langitnya cerah. Mengetahui suasana itu membuat hati menjadi gembira, tersenyum dengan ceria. Ingin sekali rasanya jalan-jalan menengok Pantai Selatan dari Pacitan. Mudah-mudahan impian itu jadi kenyataan.

Amazing Beach
Dalam perjalanan menuju Pantai Teleng Ria akan disuguhi pemandangan yang cukup mengesankan diantaranya alam berbukit-bukit indah mempesona, pedesaan, jalan pegunungan berkelok-kelok lalu ada menanjak dan menurun. Masuk kawasan Gunung Sewu Geopark. Lalu masih dalam perjalanan itu, ada sebuah bukit dan tikungan disana mempunyai pemandangan alam bagus sekali, nampak terlihat panorama pantai dari tempat ketinggian cukup mengagumkan, berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan itu. Tak lama kemudian, kembali melanjutkan perjalanan, yang tak jauh lagi akan sampai ditujuan.
Surga Itu Tersembunyi Di Teluk Pacitan
Tak terasa sudah sampai di tujuan obyek wisata Pantai Teleng Ria. Tentunya hal tersebut, di nanti-nanti sedari tadi dalam perjalanan panjang yang cukup melelahkan itu. Akhirnya impian itu terwujud juga, dapat kesempatan mengunjungi surga di sudut barat daya Jawa Timur ini.
Setelah memperoleh tiket masuk Pantai Teleng Ria, kalian diperbolehkan memasuki tempat rekreasi tersebut. Pantai di Pacitan ini tersembunyi di Teluk Pacitan, lalu kalau dilihat-lihat sepertinya kawasan obyek wisata ini memiliki area yang sangat luas. Tempat parkirannya dapat memuat berbagai tipe alat transportasi, mulai dari kendaraan roda dua, mobil hingga bus. Nampak banyak pengunjung di kala itu, ada rombongan wisatawan yang turun dari bus-bus pariwisata, ada yang menggunakan mobil maupun sepeda motor, mungkin itu para keluarga serta muda-mudi yang akan berekreasi di tempat ini.
Berjalan-jalan dengan santai menuju pantainya, disekitar area kawasan wisata Pantai Teleng Ria nampak terlihat banyak pepohonan rindang asri membuat udara jadi sejuk. Ada pentas seni musiknya juga, termasuk kolam renang dan arena bermain anak-anak, rumah makan, penginapan serba guna Bonggo Budoyo, bumi perkemahan, gardu pandang, kamar mandi, tempat pemancingan dan TPI (Tempat Pendaratan Ikan). Ternyata, di kawasan obyek wisata pantai Pacitan ini mempunyai fasilitas yang lengkap.
Terus, di sepanjang jalannya disisi kanan atau kiri terdapat banyak penjual oleh-oleh khas Pacitan, termasuk souvenir ataupun kuliner khas Pacitan. Ingin memperoleh sekarang, atau nanti setelah dari pantai, silahkan saja, itu pilihan Anda. Ikan-ikan laut hasil tangkapan para nelayan pun, juga dapat Anda peroleh dengan harga terjangkau. Tentunya kesempatan bagus itu jangan sampai terlewatkan.
Walaupun suara ombaknya sudah terdengar dan pasir pantainya sudah mulai terlihat menghiasi sekitar area. Rasa ingin mendekat dan terus mendekat. Begitu sampai, kesan pertama begitu mempesona, langsung tidak pakai lama, ingin rasanya menginjakkan telapak kaki ke pasir putih Pantai Teleng Ria yang sesungguhnya itu. Kemudian berdiri sejenak, menikmati suasana yang ada. Rasa capek selama perjalanan pun terobati seketika dengan lebih dekat menyaksikan indahnya panorama pantai ini.
Ombak Pantai Selatan di Pacitan begitu menawan, angin pantai sepoi-sepoi pun menghampiri, tak ingin rasanya untuk beranjak pergi. Ingin bersantai-santai di pinggiran pantai, silahkan saja. Disana tersedia gazebo yang berderet banyak sekali, kalian bisa menikmati suasana tempat traveling ini, sambil menyantap kuliner khas daerah Pacitan. Yang ingin mandi dan bermain air laut, ya silahkan saja. Atau berkeliling jalan-jalan di sekitar area tepian pantai, sambil cari angin segar. Sungguh tempat menarik, nampak terlihat ada juga lapangan voli pantai, dan ada yang berselancar di Pantai Teleng Ria ini. Sepertinya pantai di Pacitan ini, surganya para peselancar.

Surga dunia itu benar-benar ada di ujung barat daya Jawa Timur, keindahaannya tak bisa diungkapkan dengan banyak kata-kata. Kalau enggak percaya, silahkan datang dan buktikan sendiri. Selain, datang ke Pantai Teleng Ria. Kunjungi juga ya Goa Gong, Pantai Klayar, Goa Tabuhan dan Pantai Banyutibo. Kalau kalian pergi berwisata ke Pacitan. Demikian info wisata yang diulas. Cukup sekian dulu dari kami, nantikan juga ulasan traveling yang lainnya dilain kesempatan.

[]Lovalia 
dengan memadukan beberapa sumber tambahan

0 komentar
Label: ,

Wisata Jawa Timur : Pantai Watu Karung, Pacitan "Pesona Ombak Kelas Dunia"




Indonesia memiliki berbagai spot wisata dan olahraga alam kelas dunia. Bagi para pecinta olahraga selancar, menemukan pantai yang memiliki ombak besar dan stabil merupakan kebahagiaan tersendiri apalagi jika spot tersebut belum banyak diketahui oleh orang banyak. Indonesia sebagai surganya pantai di dunia memiliki banyak sekali surga tersembunyi di berbagai sudut daerahnya. Dari ujung timur hingga ke barat selalu ada spot baru yang terlalu beraharga untuk sekedar dilewatkan begitu saja. Keindahan alam berpadu dengan ombak bagus selalu menjadi buruan peselancar dalam maupun luar negeri. Tak peduli harus menerobos kerumunan hutan yang lebat atau tebing yang terjal, menemukan spot yang indah adalah suatau kebanggaan dan kesenangan tersendiri.

Berbicara mengenai spot selancar yang bagus, banyak sekali spot di Indonesia yang terkenal hingga ke luar negeri dari mulai Cimaja, Pantai Pulau Merah, hingga pantai-pantai cantik di Bali. Namun jika anda mencari tempat wisata yang menawarkan paket lengkap wisata alam dan olahraga surfing jangan pernah melewatkan satu nama , yaitu Pacitan. Kota Pacitan memiliki banyak sekali gugusan pantai indah. Salahsatu yang masih tersembunyi dan bisa dijadikan alternatif wisata adalah Pantai Watu Karung.

Pesona Wisata Watu Karung

Jika anda memiliki waktu libur berkenan menyempatkan untuk datang ke pantai yang satu ini, maka anda tidak akan merasa kecewa. Kelestarian alam dan kebersihan dari pantai yang satu ini masih terbilang sangatlah alami. Di Pantai Watu Karung yang terletak di daerah Pringkutung, Pacitan ini menawarkan ombak kelas dunia untuk para pecinta selancar, bayangkan saja ombak di sini mampu mencapai ketinggian 4 meter. Dengan ombak yang sangat bagus tersebut tak heran peselancar kelas dunia macam jawara dunia Bruce Irons tertarik mencoba berselancar di sini. Berkat Bruce dan fotonya yang sedang berselancar di Watu Karang dijadikan cover salahsatu majalah internasional terkemuka Waves, banyak sekali pecinta ombak dan selancar yang kemudian tertarik lalu datang ke tempat indah ini. bagi yang gemar dengan kegiatan memancing sepertinya Pantai Watu Karung ini juga patut dicoba.

Selain ombak kelas dunia yang dimilikinya, Pantai Watu Karung ini juga memiliki pesona yang sangat luar biasa indahnya ini juga memiliki pantai yang sangat bersih dan air lau yang biru. Pasir yang dimilikinya merupakan pasir putih. Deretan karang berjejer menambah keindahan dari pantai ini. disamping hal-hal tersebut terdapat juga pepohonan hijau yang melengkapi elemen-elemen keindahan dari tempat ini. Jangan khawatir juga bagi anda yang ingin bermain di bibir pantai, sebab ombak besar akan tepat berhenti di bibir pantai dan tidak akan menyeret anda ke tengah laut, sehingga anda bisa dengan tenang bermain pasir di pantai Watu Karung. Sampai saat ini pengelolaan oleh pemerintah maupun masyarakat setempat belum dilakukan secara maksimal, untuk datang mengunjungi pantai ini kita bisa memasukinya secara gratis dan tanpa membayar sepeserpun.

Akses Menuju Watu Karung

Dengan semakin besarnya nama Pantai Watu Karung, khususnya di telinga para pecinta surfing, maka tidaklah heran kini semakin banyak yang ingin datang ke tempat ini dan merasakan keindahan serta bagusnya ombak di Watu Karung. Menuju Pantai Watu Karung itu sendiri belum terlalu mudah, sebab belum adanya angkutan umum yang beroperasi menuju daerah ini sehingga akses dan akomodasi. Sehingga jika anda ingin berkunjung ke Watu Karung harus menggunakan kendaraan pribadi, dan jika anda tidak memiliki angkutan pribadi mungkin menyewa kendaraan untuk berangkat ke sini adalah pilihan yang bisa diambil. Kendaraan pribadi baik roda 2 maupun 4 sudah bisa digunakan, hanya saja tingkatkan kewaspadaan dan rasa hati-hati anda, sebab akses jalan menuju tempat ini belum bisa dikatakan baik, jalan yang ada masih terhitung kecil dan sempit serta banyak lubang. Selain itu selama perjalanan yang akan ditempuh kira-kira hingga 40 kilometer, akan banyak sekali ditemui tikungan yang sangat tajam dan tanjakan yang sangat curam, oleh karena itu kehati-hatian dan kewaspadaan perlu ditingkatkan agar kita bisa datang dan kembali dengan baik. untuk pengunjung yang mengendarai motor, kendaraanya bisa dibawa hingga ke bibir pantai.

[]Lovalia
Dengan memadukan beberapa sumber 



0 komentar
Label: ,

Wisata Jawa Timur : Pantai Banyu Tibo, Pacitan

Hasil gambarBicara tentang pantai, biasanya yang terbayang di benak kita adalah landscape luas dengan bentangan pasir, debur ombak, batu-batu karang dan lambaian pohon kelapa. Dan itu pula yang biasanya selalu menjadikan daya tarik dari sebuah pantai.

Tetapi di Pacitan atau lebih tepatnya lagi di Desa Widoro Kecamatan Donorojo, ada sebuah pesona lain yang layak dinikmati bagi penggemar wisata pantai maupun penggiat wisata alam lainnya, yaitu sebuah air terjun. Penduduk setempat menyebutnya “Banyu Tibo” atau dalam bahasa Indonesianya artinya “air terjun”.

Jika cuma air terjun biasa mungkin tidaklah sebegitu menarik, tetapi ada yang membuat Banyu Tibo menjadi sangat menarik, yaitu air terjun ini terletak tepat berada di tepi bibir pantai.

Air terjun ini berasal dari sebuah sungai kecil yang jernih dan tidak pernah kering walaupun di musim kemarau. Aliran air inilah yang berakhir dengan terjun dan menyatu dengan debur ombak laut selatan disebuah teluk kecil yg dikelilingi batu karang.


Berbagai aktivitas bisa dilakukan pengunjung di pantai ini. Yang hobby mancing bisa mencoba spot mancing disekitar area pantai ini. Karena pinggir pantai didominasi tebing-tebing karang, teknik rock fishing yang banyak dipakai oleh mancing mania.


Pengunjung pun sebenarnya bisa turun ke area pasir dan mandi di air terjun, tetapi tentunya butuh keberanian dan harus menunggu waktu air laut sedang surut. Untuk turun ke lokasi pasir harus melalui tebing-tebing karang jadi dibutuhkan keahlian panjat tebing atau lebih aman lagi pakai alat semacam tangga ataupun tali.


Bagaimana rute menuju ke Pantai Banyu Tibo?
Jalur termudah menuju Pantai Banyu Tibo adalah melalui jalur ke Goa Gong. Dari jalan utama Pacitan – Solo, tepatnya di pertigaan dekat Masjid Besar Punung (jika dari Pacitan setelah Pasar Punung). Dari pertigaan ini jika dari arah Pacitan belok kiri, sampai ketemu pertigaan lagi ambil kanan, ikuti terus jalan aspal jalur Goa Gong. Setelah sampai kompleks Goa Gong, terus ambil jalan jurusan Kalak (ada papan penunjuk arah). Sampai di perempatan Balai Desa Kalak, ambil kiri setelah melewati Pasar Kalak ketemu pertigaan, ambil jalan yang kanan arah desa Widoro. Ikuti terus jalan ini sampai ketemu petunjuk informasi di depan bak besar penampungan air yang mengarahkan ke Pantai Banyu Tibo. Dari petunjuk arah ini selanjutnya melewati jalan yang sudah dirabat dua jalur. Jika bertemu pertigaan, ambil jalan yang kanan, ikuti terus jalan ini maka akan sampai Pantai Banyu Tibo. Mobil sebenarnya bisa masuk sampai tepi pantai ini, tetapi agak susah karena beberapa meter dari pantai, jalan rabatnya Cuma satu jalur.









Karena pantai ini belum dikelola sebagai pantai wisata, maka jangan berharap ada fasilitas yang selayaknya ada di pantai wisata seperti toilet maupun warung, jadi jangan lupa untuk bawa bekal. Disana hanya ada shelter nelayan yang bisa dimanfaatkan untuk berteduh.




Tapi percayalah, dengan segala keterbatasannya itu Pantai Banyu Tibo justru menunjukkan kealamiannya, dan layak dijadikan salah satu tujuan wisata anda di Kabupaten Pacitan. Ayo berwisata ke Pacitan.

[]Lovalia 
Dengan memadukan beberapa sumber .
Foto By : Google 

0 komentar
Label: ,

Wisata Jawa Timur : Pantai Buyutan Widoro, Pacitan


Di mana spot paling asyik untuk melihat sunset di Pacitan ? Jawabannya adalah Pantai Buyutan.

Pantai Buyutan Widoro atau biasa juga disebut sebagai Pantai Buyutan, terletak di Desa Widoro Kecamatan Donorojo. Jalur termudah menuju Pantai Buyutan adalah melalui jalur ke Goa Gong. 

Dari jalan utama Pacitan – Solo, tepatnya di pertigaan dekat Masjid Besar Punung (jika dari arah Kota Pacitan berarti setelah SPBU Punung). Dari pertigaan ini jika dari arah Pacitan belok kiri, sampai ketemu pertigaan lagi ambil kanan, ikuti terus jalan utama Goa Gong. Setelah sampai kompleks Goa Gong, ambil jalan lurus jurusan Kalak (ada papan penunjuk arah). Sampai di perempatan Balai Desa Kalak, ambil kiri setelah melewati Pasar Kalak bertemu pertigaan, ambil jalan yang kanan arah desa Widoro. Ikuti terus jalan ini sampai ketemu pertigaan dengan papan petunjuk informasi menuju Pantai Buyutan yg terletak di kiri jalan. Ikuti jalanan yg menurun. 

Perjalanan yang sangat melelahkan untuk mencapai pantai yang sangat indah ini. Ambil rute dari Solo- Sukoharjo - Wonogiri - Ngadirojo - Batu - Donorojo - Widoro. Sama seperti arah ke Pantai Klayar. Tapi di pertigaan pasar kecil ambil ke arah Barat menuju Desa Widoro. Jalur menuju Desa Widoro pun masih sangat susah untuk di jangkau. Dari jalan yang sempit (mobil 2 pun tak muat harus ada yang berhenti satu) sampai yang berliku-liku dan naik turun. Dari rute pasar lurus terus nanti ada mushola kecil dan tampat jualan bakso di sebelah selatan jalan yang nantinya ada petunjuk arah.

Bisa juga di akses dari Solo - Sukoharjo - Wonogiri - Ngadirojo - Batu - Donorojo - Widoro. Sama seperti arah ke Pantai Klayar. Tapi di pertigaan pasar kecil ambil ke arah Barat menuju Desa Widoro. Jalur menuju Desa Widoro pun masih sangat susah untuk di jangkau. Dari jalan yang sempit (mobil 2 pun tak muat harus ada yang berhenti satu) sampai yang berliku-liku dan naik turun.



Lokasi pantai diawali dengan hamparan persawahan yang sangat luas dan rata, dengan hiasan gubuk-gubuk petani yang menyajikan panorama landscape yang sangat menawan terutama jika kita kesana pagi atau senja hari. 

Ketika sampai di ujung jalan atau di ujung selatan kawasan persawahan, pesona sesungguhnya barulah nampak di hadapan kita. Sebuah pantai yang tersembunyi di bawah areal pesawahan. Pantai dengan pasir putih yang menghampar sepanjang tepiannya dengan air laut yang sangat jernih sungguh menyajikan pesona alam yang tidak terlupakan.

Kita bisa saja berhenti sampai sini untuk menikmati pantai dari atas (lokasi ini merupakan salah satu lokasi paling tepat untuk menikmati sunset di pantai). Kita juga bisa menuju ke kawasan pantai dengan berjalan kaki karena kendaraan biasa tidak bisa turun ke areal pantai yang menurun dan berkelok curam. 

Pantai buyutan mempunyai ciri khas batu-batu karang yang beraneka bentuk, ada yg berbentuk mirip perahu, dan yang paling khas berbentuk seperti mahkota dewa. Konon menurut mitos yang diceritakan oleh penduduk setempat, batu ini dulunya merupakan mahkota dewa Narada yang terjatuh ketika sedang terbang di kawasan itu.

Kawasan pantai juga ada tanah lapang yang lumayan luas cocok digunakan bagi anda yang berminat camping. Ada juga sumber air tawar kecil yang bisa digunakan untuk kebutuhan memasak/minum dan juga mandi/berbilas setelah bermain air laut.

Perlu sedikit berhati-hati di pantai ini terutama bagi yang berkemah, karena di tebing-tebing di belakang kawasan pantai merupakan habitat yang dihuni kawanan monyet. Tidak terlalu mengganggu sebenarnya karena mereka pada dasarnya takut dengan manusia, tapi tidak ada salahnya untuk waspada terutama terhadap barang-barang bawaan kita.

Pantai Buyutan walaupun belum dikelola sebagai pantai wisata, tetapi tetap menyajikan fasilitas alam yang tentunya sangat mendukung pesona keindahannya yang bagaikan surga yang tersembunyi. Ayo berwisata ke Pacitan.

[]Lovalia
Dengan tambahan beberapa sumber 

0 komentar
Label: ,

WISATA JAWA TIMUR : PANTAI SRAU PACITAN, AMAZING BEACH

Kalau kamu mampir ke Pacitan, Pantai Srau adalah salah satu destinasi wisata yang harus kamu kunjungi. Pantai ini terletak di Desa Candi Kecamatan Pringkuku. Jaraknya sekitar 25 Km ke arah Barat dari pusat kota Pacitan. Kita bisa mencapai lokasinya dengan kendaraan umum yang biasa disebut colt atau kendaraan pribadi baik roda 2 maupun roda 4. Untuk roda 3, bukannya diskriminasi yah, tapi emang medannya nggak banget jadi jangan dicoba.

Secara informal, Pantai Srau dibagi menjadi 3 lokasi. Lokasi pertama yang terletak paling dekat dengan pos penjagaan masuk ke lokasi pantai ini. Pada lokasi pertama ini, yang paling menonjol dan merupakan keunikannya dibandingkan tiga lokasi lain adalah bebatuan karang yang mencuat dan banyak membentuk bukit di sekeliling bibir pantai.

Untuk masalah perairannya, sangat jernih dengan dominasi warna biru artinya tidak banyak alga dan kedalamannya cukup mengerikan. Untuk kondisi wilayah pasang surutnya berpasir bukan berbatu, serta ombaknya cukup ganas walau kadang tidak terlalu tinggi.

Lokasi kedua terletak setelah kita menyusuri jalan aspal kecil dari pos penjagaan di pintu masuk ke arah barat. Lokasi kedua ini merupakan lokasi favorit bagi pengunjung atau wisatawan. Pada lokasi kedua ini disediakan tempat duduk yang terbuat dari beton dengan posisi menghadap ke pantai. Di lokasi inilah, bisa kita temui pedagang-pedagang minuman maupun makanan menggelar dagangannya. Tapi ketika kami datang suasana masih sepi, karena masih terlalu pagi dan bukan hari libur pula. Untuk kondisi pantainya sendiri, lokasi kedua ini memiliki ombak yang cukup jinak, namun tetap berbahaya. Kondisi pantai berpasir namun juga terdapat karang-karang namun tidak sebanyak lokasi pertama. Bagian Pantai Srau inilah yang sering dijadikan lokasi surfing, bukan hanya oleh penduduk lokal, namun juga oleh wisatawan mancanegara. Yang khas dari tempat kedua ini dan wajib dikunjungi adalah gua laut yang terletak pada di bagian paling timur dari lokasi kedua ini.
Lokasi ketiga, yang merupakan lokasi favorit saya, terletak di sebelah barat lokasi kedua atau terletak pada bagian paling barat dari Pantai Srau tersebut.Pada bagian ini terdapat fasilitas berupa anjungan kecil. Dari anjungan tersebut kita dapat menikmati pemandangan sunset yang menawan. Pantainya sendiri tidak terlalu menarik karena hanya merupakan teluk kecil yang langsung menghadap ke Samudera Hindia, dengan kondisi pantai berpasir dan ombak yang relatif kecil namun perairannya cukup dalam.

Di antara lokasi kedua dan ketiga, terdapat tempat yang hanya diketahui oleh sedikit orang, terutama oleh nelayan atau fishers yang terkadang menyambangi tempat ini. Pantai dengan lokasi yang cukup sulit dijangkau karena merupakan bagian pantai yang dikelilingi oleh bukit, sehingga untuk mencapainya kita harus naik turun bukit (dalam arti sebenarnya!) dahulu. Namun rasa letih itu akan terbayar karena di tempat itu, kita dapat berkecipak-kecipak air laut di siang bolong tanpa takut kepanasan akibat adanya bukit yang menjulang dan melindungi bagian pantai tersebut.

Selain itu, di lepas pantai dapat kita saksikan karang yang menyembul dan bentuknya mirip seperti ekor Hiu.
Dasar wilayah pasang surut di bagian pantai ini bukan berupa pasir melainkan batuan karang sehingga kita dapatmenyusuri pantai tanpa kaki kita harus terbenam pada pasir pantai dan di celah-celah batuan karang ini, terutama di tempat yang benar-benar terlindung dari sinar matahari, dapat kita temukan berbagai hewan laut seperti teripang, bintang laut, maupun landak laut.

Untuk yang bernyali, Anda bisa saja mendaki bukit-bukit karang yang tersebar di pantai ini untuk menikmati pemandangan lepas pantai yang merupakan bentangan Samudera Hindia. Tidak jarang penduduk sekitar atau wisatawan menggunakan bukit-bukit ini sebagai tempat untuk duduk dan memancing. Tapi tidak untuk saya. Terima kasih saja…. Untuk dapat sampai ke bagian ‘aman’ atau puncak bukit-bukit karang tersebut, kita harus meloncat ke sana ke mari dan yang kita tapaki bukan tanah atau batu namun karang-karang tajam. So, be careful there!

Bagaimana? Penasaran dengan pantai ini? AYO KE PACITAN.

[]Lovalia


0 komentar
Label: ,

WISATA JAWA TIMUR : PANTAI KLAYAR, PACITAN

Alhamdulillah, awal oktober ini blakraan dengan Alfian, Raka dan Ian gmenuju ke ujung selatan Jawa Timur. Salah satu destinasi yang kami kunjungi adalah  Pantai Klayar.




Pantai Klayar merupakan salah satu destinasi wisata pantai di Kabupaten Pacitan yang menawarkan pesona alamnya yang eksotik dengan hamparan pasir putihnya yang membentang luas dipadukan dengan bebatuan karang mirip sphinx, karang bolong, seruling laut serta air mancur alami yang muncul hingga setinggi 10 meter yang menjadikan Pantai Klayar Pacitan memiliki pesona alam yang sangat indah yang tiada duanya.

Seruling Samudera

Kawasan Wisata Pantai Klayar Pacitan terletak kurang lebih 45 km sebelah barat Pacitan dan dapat dicapai dengan sepeda motor ataupun mobil pribadi. Saat melakukan perjalanan menuju ke pantai Klayar pengunjung akan dihadapkan sebuah tantangan yang akan memacu adrenalin karena jalan yang sempit dan rusak di beberapa bagian, kelokan tajam serta rute naik turun perbukitan. Ada beberapa ruas dengan tanjakan dan turunan cukup ekstrim. Namun demikian, keindahan pemandangan bukit dan lembah hijau akan menemani sepanjang perjalanan menuju Kawasan Pantai Klayar.



Kawasan Wisata Pantai Klayar Pacitan bisa dikatakan sebagai pantai yang sangat cocok untuk olahraga selancar. Pada waktu-waktu tertentu, ombak yang ada di Pantai Klayar sangat cocok untuk berselancar. Selain itu, panorama pantai yang begitu biru dengan pasirnya yang begitu lembut akan membuat para wisatawan betah berlama-lama di pantai ini.



Selain itu, Objek Wisata Pantai Klayar Pacitan ini juga terdapat karang-karang besar yang bisa di naiki. Sangat cocok untuk dijadikan lokasi pemotreatan, baik untuk pre-wedding. Angin yang berhembus kencang di atas karang-karang membuat Anda makin terhanyut menikmati pesona Wisata Pantai Klayar ini. Dari atas karang-karang ini juga Anda bisa melihat hamparan biru laut tak berbatas di iringi suara hempasan ombak menerpa karang.

Rute Ke Kawasan Wisata Pantai Klayar Pacitan

Jika anda dari arah Pusat Kota Pacitan bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda motor ataupun mobil selama 3 jam perjalanan. Sarana transportasi yang digunakan untuk munuju obyek wisata pantai Klayar umumnya hanya ada pada pagi hari bersama dengan warga sekitar saat mau ke pasar di kecamatan pringkuku kecuali ojek.

Jika anda dari arah Yogyakarta, Ada beberapa rute yang bisa ditempuh untuk menuju Kawasan objek wisata pantai Klayar, tapi rute paling cepat dan sangat direkomendasikan yaitu dengan mengikuti rute dari daerah kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta Melalui daerah Wonosari ke pantai Klayar di Pacitan hanya membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam saja. Untuk mempermudah perjalanan, maka paling enak menggunakan motor sebagai alat transportasinya, karena jalan yang akan dilalui cukup berkelok-kelok dan sempit, sehingga jika menggunakan mobil akan memperlambat perjalanan. Rute menuju Pacitan dari Gunung Kidul Wonosari seperti berikut Wonosari – Pathuk – Kota Wonosari – Pracimantoro – Giribelah – Perbatasan Jateng Jatim – Punung – Pantai Klayar.

Sementara dari arah Solo ambil tujuan ke Kecamatan Pracimantoro, lanjutkan perjalanan hingga pertigaan Giribelah, kemudian belok ke kanan yang langsung ada tanjakan panjang dengan kemiringan radikal. Lanjutkan perjalanan hingga perempatan Kalak. Dengan kecepatan sedang, dari Kalak hanya dibutuhkan waktu satu jamuntuk tiba di Objek Wisata Pantai Klayar

Demikian sekilas mengenai Pantai Klayar Pacitan, semoga bisa menjadi referensi bagi anda untuk mengenal lebih dekat tentang Pantai Klayar Pacitan, Wisata Pantai Dengan Panorama Alamnya Yang Eksotis.

[]Lovalia 
Dengan Memadukan Beberapa Sumber 

0 komentar
Label: ,

WISATA JAWA TIMUR : PANTAI BOOM TUBAN

Ahad, 24 Agustus 2014.
Satu minggu setelah perayaan Proklamasi di Puncak Lawu, hari ini saya, Sunti, Gresninda dan Alfin akan berpetualang ke Kota Seribu Goa. Di mana ??? Yuuppsss .... Tuban !

Rencananya nanti kita akan mengunjungi bebrapa objek wisata sekaligus. Dan kali ini agak beda dari biasanya karena kita nggak akan lewat jalur aternatif alias blusuk - blusuk. Lewat yang normal aja lah ya.... Cepu - Bojonegoro - Tuban. Oke guys, langsung aja nih petualangan kita yang pertama sasarannya adalah Pantai Boom !!!

Tuban memang memiliki beberapa objek wisata yang cukup bagus untuk dikunjungi. Kabupaten di Jawa Timur ini selain menjadi salah satu tujuan wisata walisongo, dengan makam Sunan Bonang-nya, juga memiliki objek wisata berupa pantai yang cukup indah, namanya Pantai Boom.
Kabupaten Tuban yang berada di pesisir utara Pulau Jawa ini memang memanfaatkan keindahan pantainya sebagai objek wisata. Pantai Boom sendiri terletak di lokasi yang sangat strategis. Letaknya berada tidak jauh dari alun-alun kota membuat pantai ini sangat mudah dijangkau oleh kendaraan apapun.
Jawa Timur , Pantai Boom Tuban Jawa Timur : Wisata Pantai Boom Tuban
Pintu masuknya aja udah keren banget
Kalau kamu berwisata ke Pantai Boom Tuban, kamu akan menemukan pintu masuk pantai yang berbentuk seperti layar perahu dan menjumpai hamparan taman. Di sebelah kanan dan kiri taman bagian depan ini terdapat dua bangunan berbentuk pendapa dengan prasasti berada di dinding Bangunan.

Prasasti tersebut berkisah tentang sejarah Pantai Boom Tuban yang di Masa Lampau mempunyai peranan penting sebagai jalur pelayaran niaga dan pelabuhan pada masa kerajaan Airlangga, Singasari , Majapahit dan masa awal syiar Islam di Tanah Jawa. Seperti guci, gentong, piring, teko berbahan keramik, persenjataan tradisional dan sebagainya. Katanya sih gituuuu....
wisata pantai boom
Masjid Agung Tuban terihat dari sini
Menurut cerita yang saya baca di dinding area wisata tersebut, Pantai Boom dahulunya adalah sebuah pelabuhan kuno di masa kejayaan Kerajaan Majapahit, dan merupakan tempat singgah para pedagang dan saudagar antar daerah dan negara. Namun sekarang pantai ini berubah menjadi tempat wisata yang begitu indah karena beberapa waktu lalu, pemerintah daerah setempat telah berbaik hati  mengeluarkan dana untuk mempercantik objek wisata pantai ini.
Anggap saja 2 gadis ini sedang syuting film
Memasuki pintu gerbang kedua Pantai Boom, pengunjung sudah disuguhi karya arsitektur indah berupa relief tentara tar-tar di sebelah kiri gerbang dan relief Ronggolawe di sebelah kanannya. Relief-relief tersebut menceritakan tentang tentara tar-tar yang pernah mendarat disini dan sejarah Tuban sendiri.Keren banget deh Reliefnya. Sampai-sampai saya pengen dinding rumah saya nanti ada Relief sejarah berdirinya rumah dan sejarah saya pribadi hahaha :D
Tidak jauh dari pintu masuk terdapat sumber air tawar yang mengalir terus menerus dari sela-sela batu karang. Tapi sekarang batu karangnya udah disulap jadi kolam air mancur yang berada di tengah taman berbentuk lingkaran. Disini pengunjung diperbolehkan mengambil sumber air tersebut untuk dibawa pulang. Tapi Guys, sekering-keringnya Blora dan sesusah-susahnya air di tempat saya, saya juga nggak kebangetan banget deh ngambil air dari Provinsi lain, -_- parah itu ah 

Ini air tawar yang NGGAK BISA DITAWAR
Di dalam kawasan pantai, kita akan menjumpai taman-taman asri yang dihiasi oleh pohon-pohon yang rindang. Kalau saya lihat suasananya sih di i taman ini, pengunjung kayaknya bisa berolahraga seperti jogging, skate board ataupun sekadar berjalan kaki mengelilingi taman.

Pantai Boom Tuban memiliki, semacam “Break Water” atau seperti semenanjung buatan karena panjangnya kurang lebih 1000 m atau 1 kilo meter. Di sisi kanan kiri semenanjung buatan, saat ini masih dipergunakan sebagai tempat sandaran perahu oleh nelayan tradisional setempat.

Pantai Boom Tuban memiliki gelombang kecil seperti halnya pantai utara jawa lainnya, dan kondisi pantainya sangat landai, sehingga sangat memungkinkan untuk dibuat wisata bahari plus segala sesuatu yang menyertainya.
wisata pantai boom tuban
Gazebo
Di sekitar pantai terdapat sebuah jalan yang menjorok ke laut. Jalan ini biasanya digunakan oleh pengunjung untuk bersantai dan menikmati panorama laut ditemani hembusan angin sepoi-sepoi. Disini juga terdapat beberapa gazebo cantik yang digunakan sebagai tempat untuk melihat pemandangan saat matahari terbit ataupun terbenam. Sayangnya saya berada di sana ketika matahari sedang KERJA !

Saya sempat berbincang dengan tukang parkir yang ada di sana. Beliau keren coy, beliau berkeinginan kalau suatu hari nanti pantai boom bisa seperti halnya Tanjung kodok yang sekarang telah berubah menjadi wisata modern WBL. Okeee pak, semoga harapan bapak terwujud ya.
pantai boom tuban
Memancing
Dengan harga tiket masuk sebesar Rp 2.500 per orang, pengunjung bisa menikmati keindahan Pantai Boom sepuasnya. Selain itu disini tersedia perahu nelayan yang bisa disewa untuk mengelilingi Pantai Boom. Dan ada juga beberapa wahana permainan anak yang tersedia di sini. Waktu tempuh dari Kota Cepu sekitar dua setengah jam.

Nggak usah khawatir soal makanan karena di sini banyak banget penjual makanan, baik yang ada di restaurant maupun yang keliling. Dan harganya dijamin normaalll maallll nggak harga kaget kayak di WBL :D 

Oke guys, sekarang saya ajak kamu ke tempat kedua yang kami kunjungi, MASJID AGUNG TUBAN !

[]Lovalia

0 komentar
 
BOCAH BLORA MUSTIKA © 2012 | Designed by Canvas Art, in collaboration with Business Listings , Radio stations and Corporate Office Headquarters