Tampilkan postingan dengan label Wisata - Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata - Kuliner. Tampilkan semua postingan
Label: ,

Kuliner Blora : Wedang Cemohe

Wedang Cemohe
Jenis wedang ini sebenarnya banyak dijumpai di daerah lain. Hanya saja mungkin istilahnya yang berbeda. Ada yang menyebut wedang jahe karena bahan utamanya adalah jahe. Sebenarnya wedang cemohe agak mirip dengan sekoteng. Tapi wedang cemohe dikreasikan dengan menambah berbagai jenis bahan, seperti roti tawar, susu krim, dan irisan kelapa kecil. Ada pula yang diberi kacang tanah yang telah digoreng.
Wedang Cemohe
Cara membuatnya cukup sederhana, Panaskan air sampai mendidih. Jahe ditumbuk gepeng tidak sampai halus. Masukkan gula dan jahe ke dalam mangkuk atau gelas. Lebih nikmat dengan gula Jawa. Tuangkan air mendidih kedalamnya. Masukkan Roti tawar yang dipotong-potong kecil-kecil dan pelengkap lainnya. Wedang cemohe siap dinikmati sebagai penghangat tubuh terutama saat cuaca dingin . Wedang Cemohe juga pas untuk dinikmati bersama keluarga dalam acara terbuka.
[]Lovalia

0 komentar
Label: , ,

Kuliner Blora : Sensasi Kopi Kothok Khas Cepu

Gambar terkaitJika anda berkunjung ke Kota Cepu jangan lupa mencicipi kopi kothk yang banyak dijual di warung-warung kopi atau warung tenda di berbagai penjuru kota minyak ini. Ada yang bilang kalau ke Cepu belum menikmati Kopi Kothok, berarti belum ke Cepu. Orang-orang Cepu yakin kopi kothok adalah kopi khas kota minyak ini, meskipun di berbagai daerah sekarang juga populer. Jangan ngaku orang Cepu kalau tidak kenal dengan minuman yang satu ini.

So, apa sih kopi kothok itu ?

Kopi kothok. Secara penampilannya ini tidak terlalu istimewa. Berwarna hitam dan terlihat panas. Tapi simpan pendapat anda sampai lidah dan atap mulut anda menahan hangatnya si hitam. Entah rasa apa, saya sendiri selalu gagal mendefinisikan. Mungkin bagi lidah awam (yang tidak biasa minum kopi), rasanya tidak lebih dari kopi seduh kebanyakan. Manis, pahit, dan hangat. Tapi jika mau meresapi sejenak, berbeda sekali.

Pada dasarnya sebenarnya kopi kothok ini sama dengan kopi-kopi yang ada ditoko-toko swalayan disekitar kita hanya ada beda beberapa hal :
  • Kopi kothok ditaman biasanya dari bijikopi, kopi digoreng sendiri sehingga lebih menunjukkan rasa kesungguhan dalam penyajian ke konsumen,tentunya sewaktu menggoreng sambilberdoa agar kopi yang dihasilkan menjadi sangat enak.
  • Sewaktu menggoreng dapat dicampur dengan aneka bumbu penyedap sesuan dengan keinginan pelanggan.Pelanggan yang inginkopi yang pahit bisa dicampur dengan buah jambe,dan yang ingin manisgurih dicampur garam dan coklat.
  • Setelah menjadi bubuk, untuk menggodoknya memakai sistem langsung atau disebut juga dikothok dengan panci atau kothokan kopi yang sudah ada dipasar.
  • Campuran kopi, gula,dan airsesuan dengan kebiasaan biasanya 0.5 sendokmakan gula: 1 sendok makan kopiuntuk 1 cangkir air.
  • Panas yang ada tidak ditentukan yang jelas diatas100 derajat celciushanya memakai prinsip bau yang ada, bilabaunya sudah muncul,harum untuk ukuran kopi itu berarti kopi sudah siap disajikan.
Pengalaman menarik tentang kopi kothok ini sering saya jumpai. Beberapa orang di sekitar saya biasanya kembung jika meminum kopi seduh. Aneh sekali. Entahlah, barangkali terlalu sering menikmati kopi dengan dikothok. Hingga saat ini saya tidak mengetahui penyebab pastinya secara ilmiah. Tidak pernah ada penelitian tentang ini. Karena memang bukan hal yang penting untuk diteliti.

Di Cepu sendiri kopi kothok identik dengan warung tenda di pinggir jalan. Betapa tidak, memang ada puluhan tenda cangkrukan (tongkrongan) yang menu utamanya kopi kothok tersebar di kota kecil ini. Pusatnya berada di taman kota “Taman Sewu Lampu”. Jadi jangan heran jika anda berkeliling kota Cepu pada malam hari, anda akan menjumpai warung kopi kothok sepanjang jalan. Menarik sekali. Pemandangan yang hanya pernah saya temukan di Cepu.

[]Lovalia , dengan memadukan berbagai sumber

0 komentar
 
BOCAH BLORA MUSTIKA © 2012 | Designed by Canvas Art, in collaboration with Business Listings , Radio stations and Corporate Office Headquarters